Pernah mendengar nama-nama pebisnis sukses dunia. Beberapa dari mereka bahkan sempat beberapa kali masuk dalam daftar orang-orang terkaya di dunia.
Namun siapa sangka, tak jarang para pebisnis sukses tersebut harus berhadapan dengan berbagai macam tantangan yang tak mudah dalam menjalankan bisnisnya. Beberapa bahkan sempat gagal hingga kehilangan posisi di pekerjaannya. Menariknya, mereka tetap terus bekerja, berjuang, dan berusaha hingga akhirnya bisa mencapai kesuksesan.
Siapakah mereka? Berikut beberapa kisah inspiratif dari para pebisnis sukses dunia, diantaranya merupakan pemilik salah satu bisnis kuliner yang sudah sangat terkenal di seluruh dunia.
1. Samuel Walton

Sam Walton (foto: famous-entrepreneurs.com)
Kisah inspiratif pertama datang dari Samuel Walton. Beliau adalah sosok dibalik salah satu perusahaan terbesar di Amerika yang dikenal dengan nama Walmart. Sebelum akhirnya Walmart besar dan sukses seperti sekarang ini, tadinya usaha yang dibangun olehnya itu bermula dari toko kelontong kecil. Kini, usaha tersebut mendapat untung sebesar lebih dari $ 23 miliar atau sekitar Rp 317 triliun.
Kisah hidup Samuel Walton sebelum menjadi seorang pebisnis sukses cukup menarik. Beliau lahir pada tanggal 29 Maret 1918 dan beranjak dewasa di era Depresi Besar (The Great Depression). Di zaman tersebut, perekonomian di Amerika anjlok dan berimbas ke seluruh negara di dunia. Banyak orang yang pada saat itu harus menganggur, tidur di jalan, dan makan hanya bergantung pada jatah pemberian pemerintah.
Saat itu, Samuel Walton harus mengerjakan banyak pekerjaan untuk membantu keuangan keluarganya. Salah satu pekerjaan yang harus ia lakukan adalah memerah susu sapi lalu mengirimnya ke para pelanggan. Setelah itu ia harus mengirimkan koran juga. Selain menjadi loper koran, ia juga berjualan majalah.
Di masa perkuliahan, ia pun tetap melakukan banyak pekerjaan. Salah satunya pelayan restoran. Lalu selepas kuliah, Samuel Walton bergabung menjadi Tentara Amerika Serikat di masa Perang Dunia II. Pasca perang, ia berhenti dari dunia militer dan memulai membuka toko kelontong di usia ke 26 dengan modal uang pinjaman.
Setelah 3 tahun, volume penjualannya mencapai $ 225,000 atau sekitar Rp 3.100.500.000. Pada tahun 1982 hingga 1988, ia dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai orang paling kaya di Amerika Serikat. Sam Walton akhirnya tutup usia pada tahun 1992, dan di tahun itu juga, ia telah memiliki sekitar 1.960 toko Walmart, serta 380.000 karyawan.
2. Kolonel Sanders

Colonel Sanders (foto: mensxp.com)
Kolonel Harland David Sanders atau yang lebih dikenal dengan nama Kolonel Sanders adalah pendiri dari rumah makan ayam cepat saji KFC yang kini cabangnya bisa ditemukan hampir di setiap negara.
Kolonel Sanders lahir pada 9 September 1890 dan pada usia ke 6, ia harus menggantikan sosok ayahnya yang meninggal untuk mengurus serta memberi makan adik-adiknya. Di usia 10 tahun, ia juga menjalankan beberapa pekerjaan seperti menjadi petani, kondukter trem, hingga penjual asuransi.
Kemudian di umur 40 tahun, Kolonel Sanders menjalankan usaha pom bensin di daerah Kentucky dan terkadang ia memberi makan para pelancong kelaparan yang lewat. Lalu, ia pun pindah tempat ke restoran seberang jalan. Disitu, ia menjalankan bisnis sebagai koki, pengisi bahan bakar, serta kasir.
Tahun 1939, restorannya terbakar, namun ia tetap tak menyerah dan membangun restoran itu lagi. Kolonel Sanders pun menghabiskan 9 tahun untuk meracik berbagai resep sampai akhirnya ia menemukan resep ayam goreng lezat.
Ia lalu mendirikan Kentucky Fried Chicken (KFC) pertamanya tahun 1952. Namun tahun 1955 ia terpaksa menjual restoran beserta pom bensinnya karena pemerintah sedang membangun jalan tol yang melewati tempat usahanya. Restoran tersebut tutup dan Kolonel Sanders berniat untuk menjadikan usaha masakan ayamnya sebagai waralaba.
Ia mulai melakukan perjalanan dari kota ke kota untuk menawarkan usahanya tersebut. Penjualan waralaba pertamanya dilakukan oleh Pete Harman yang tinggal di Salt Lake City, Utah. Kemudian di tahun 1964, outlet waralabanya sudah mencapai angka 600 dan meningkat menjadi 3.500 di seluruh dunia lima tahun kemudian. Di saat itulah Heublein Inc mulai mengakuisisi KFC Corp.
Kolonel Sanders sayangnya harus menutup usia pada tahun 1980 setelah menderita leukemia. Namun hingga kini, KFC tetap berjalan bahkan sudah tersebar hampir di setiap negara yang ada.
3. Steve Jobs

Steve Jobs (foto: macrumors.com)
Steve Jobs memang terkenal sebagai salah satu sosok yang telah membangun dan mendirikan Apple, Inc. Pria bernama lengkap Steven Paul Jobs ini lahir pada 24 Februari 1955. Orang tua kandungnya terpaksa harus memberikan Steve Jobs kecil untuk diadopsi orang lain karena adanya pertentangan dari keluarga. Ia pun kemudian diadopsi oleh pasangan Paul Reinhold Jobs dan istrinya Clara.
Saat dewasa, Steve Jobs bersama dengan rekan-rekannya merintis usaha dari nol hingga akhirnya menjadi perusaahan besar seperti yang dikenal sekarang ini. Namun tahukah Teman STOQO bahwa ia pernah mengalami kegagalan? Ia sempat dipecat dari Apple, Inc perusahaan yang dibangunnya tersebut.
Steve Jobs pun tidak menyerah dan terus bekerja keras. Ia akhirnya mendirikan perusahaan lain, yaitu NeXT serta Pixar. Akhirnya seiring berjalannya waktu, ia pun bisa mendapatkan kembali posisinya sebagai CEO Apple hingga akhirnya ia tutup usia pada 5 Oktober 2011 lalu.
4. Jack Ma

Jack MA (foto: wsj.net)
Jack Ma lahir pada tanggal 10 September 1964 dan diberi nama Ma Yun. Sebelumnya akhirnya sukses dengan situs Alibaba, ternyata ia harus melewati berbagai macam tantangan dalam hidupnya.
Saat masih kecil hingga remaja, ia harus berkali-kali menempuh tes untuk bisa diterima di sekolah karena secara akademis ia kurang begitu hebat. Ia mencoba masuk universitas ternama di tempatnya namu gagal pula. Akhirnya pada tahun 1988, ia mengambil kuliah setara D-3 dengan jurusan Sastra Inggris di Hangzhou Normal University.
Lalu ia melamar pekerjaan di cabang KFC yang baru buka di Hangzhou. Naas, saat itu dari 24 pelamar hanya dia saja yang gagal. Ia juga mencoba pekerjaan lain sebagai polisi namun gagal lagi.
Lalu, ia pun mengajar lalu membuka kursus bahasa Inggris di kota yang sama. Selain itu, ia juga menjadi pemandu wisata gratis bagi para turis untuk bisa mengasah kemampuannya.
Akhirnya, Jack Ma mendapat kesempatan untuk terbang ke Amerika Serikat pada tahun 1995 dan dari situlah ia mulai mengenal internet. Lalu, ia mencoba mencari informasi tentang produk bir dari setiap negara di dunia, namun ia tak menemukan produk apapun dari negeri Tiongkok. Saat itulah ia melihat peluang untuk membuat situs yang berisi tentang informasi mengenai produk-produk buatan negeri tersebut.
Saat kembali ke negaranya, ia pun bekerja untuk kementerian luar negeri. Tugasnya membantu membuat penawaran jasa pemasaran produk-produk dari negeri Tiongkok dengan memanfaatkan internet. Namun akhirnya ia mundur karena merasa tak cocok dengan sistem bekerja di tempat tersebut.
Ia pun mulai merintis situs yang akhirnya diberi nama Alibaba pada tahun 1999 bersama dengan rekannya setelah terinspirasi oleh Amazon. Hingga kini, Alibaba telah dikenal oleh banyak sebagai salah satu situ bisnis terbesar di dunia.











0 Comments:
Post a Comment