Sebelum saya membahas mengenai minat, bakat dan hobi, alangkah baiknya kalau saya menjelaskan terlebih dahulu perbedaan dari 3 hal tersebut yang secara garis besar terlihat memiliki arti yang sama.
- Jenis – Jenis Bakat
Jenis jenis bakat terbagi menjadi dua jenis, yaitu antara lain adalah:
1. Bakat Umum
Merupakan kemampuan yang memang berupa potensi dasar yang sifatnya umum, hal ini dapat diartikan jika semua orang memang memilikinya.
2. Bakat Khusus
Merupakan kemampuan yang mana memang berupa potensi khusus, yang berarti tak semua orang memilikinya. Misalnya saja bakat olahraga, seni, pemimpin, penceramah, dan masih banyak lainnya. Bakat bakat khusus ini terdiri dari beberapa, antara lain adalah:
- Bakat verbal, bakat yang ditunjukan dengan konsep dalam bentuk kata kata.
- Bakat Numerikal, bakat mengenai konsep dalam bentuk angka angka.
- Bakat Skolastik, merupakan kombinasi dari kata dan angka. Meliputi kemampuan dalam menalar, berpikir, mengurutkan, menciptakan hipotesis, pandangan hidup yang sifatnya rasional, dan lainnya. Kecerdasan ini biasanya ditemukan pada akuntan, ilmuwan, pemograman, dan sebagainya.
- Bakat Abstrak, bakat yang bukan dalam bentuk angka maupun kata namun lebih dalam bentuk pola, rancangan, ukuran, bentuk serta posisi posisinya.
- Bakat Mekanik, bakat ini biasanya dalam bentuk prinsip prinsip umum IPA, tata kerja, alat alat, dan lainnya.
- Bakat Relasi Ruang (Spasial), bakat yang digunakan untuk mengamati serta menceritakan pola 2 dimensi ataupun berpikir 3 dimensi. Bakat ini akan membuat seseorang memiliki sifat peka yang tajam kepada dalam detail visual. Biasanya bakat ini dimiliki oleh fotografer, artis, pilot, arsitek, dan lainnya.
- Bakat kecepatan ketelitian klerikal, bakat yang berupa tulis menulis, meramu dalam laboraturium, dan lainnya.
- Bakat Bahasa, Bakat yang berupa penalaran analistis bahasa. Biasanya ini dimiliki oleh penyiaran, editing, hukum, pramuniaga, jurnalistik, dan lainnya.
2. Minat adalah suatu kondisi dimana seseorang mempunyai perhatian khusus dan serius terhadap sesuatu yang di sertai pula keinginan untuk mengetahui dan mempelajari hal tersebut secara lebih lanjut.
Adapun karakteristik minat adalah :
- Menimbulkan sikap positif terhadap suatu objek.
- Adanya sesuatu yang menyenangkan yang timbul dari sesuatu objek itu.
- Mengandung suatu pengharapan yang nantinya menimbulkan keinginan untuk melakukan sesuatu, atau biasa disebut dengan gairah.
Faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Minat
Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi lahirnya minat dari dalam diri seseorang, antara lain:
- Faktor Dorongan
Faktor dorongan merupakan faktor yang paling dekat dengan diri kita, dimana faktor tersebut memang timbul atau hadir dari diri kita sendiri. Faktor ini dianggap paling penting karena tanpa adanya faktor ini, minat seperti apapun tidak akan pernah muncul ataupun diwujudkan. Contohnya ketika kita ingin meredakan stress maka kita akan melakukan kegiatan seperti jalan-jalan atau bermain. Hal ini muncul dari diri sendiri.
- Faktor Motif Sosial
Faktor motif sosial menjadi hal selanjutnya yang bisa mempengaruhi minat, faktor ini merupakan faktor untuk melakukan suatu aktivitas agar dapat diterima dan diakui oleh lingkungannya. Minat ini semacam kompromi pihak individu dengan lingkungan sosialnya. Misalnya minat pada studi karena ingin mendapatkan penghargaan dari sekolah dan orang tua.
- Faktor Emosional
Faktor emosional hubungannya erat sekali dengan emosi, karena faktor ini termasuk yang kompleks dengan menyertai seseorang yang berhubungan dengan objek dan minatnya. Kesuksesan seseorang pada aktivitas disebabkan karena aktivitasnya tersebut menimbulkan perasaan suka ataupun puas, sedangkan jika kegagalan menghampiri maka mengurangi minat seseorang terhadap kegiatan yang kamu jalani tersebut.
3. Hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan padawaktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang.
Agar bakat, minat, dan hobi dapat berjalan seimbang dan selaras dibutuhkan beberapa hal yaitu
- Kita harus mengenali potensi yang kita miliki termasuk ketiga komponen tersebut ( Bakat, minat dan hobi).
- Bangun percaya diri dan komitmen, serta tanamkan dalam pikiran kamu kalo kamu yakin serta mampu menyeimbangkan bakat, minat dan hobi kamu menjadi harmonis dan selaras.
- Setelah itu, kita harus mampu mengembangkannya secara konsisten, dengan cara berlatih secara rutin dan terus menerus dengan waktu yang tak terbatas.
- Cerdas dalam membagi waktu antara mengembangkan potensi dalam diri dan hal yang prioritas dalam hidup seperti pendidikan dan keluarga.
- Kamu yakin dapat membawa potensi diri kamu tersebut ke hal yang positive dan menguntungkan bagi kamu, seperti menghasilkan uang dari bakat, minat atau hobi yang kita miliki. Bahkan kamu bisa menjadikannya sebuah karir yang cemerlaang untuk masa depan mu apabila kamu memiliki motivasi dan kerja keras yang tinggi.
- Kamu mampu menjadikan potensi tersebut menjadi hal yang bermanfaat bagi lingkungan disekitar kamu.
- And finally, kamu akan menjadi orang yang sukses dengan potensi yang kamu kembangkan dengan mengikuti hal-hal diatas, yaitu selalu bersikap konsisten, kerja keras, komitmen, percaya diri yang tinggi, motivasi dan tentunya doa yang selalu mengiringi usaha kamu.
Semoga tulisan saya bermanfaat bagi para pembaca, dan mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan dari saya. Salam sukses dan jadilah pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.










