Food truck merupakan salah satu jenis bisnis kuliner yang menarik. Bisnis ini biasanya bukan dijalankan dengan menyewa toko atau ruangan dalam gedung, melainkan dengan menggunakan mobil maupun truk yang sudah dimodifikasi secara khusus.
Tidak lupa juga food truck dilengkapi dengan perlengkapan memasak serta peralatan makan. Menarik, bukan?
Ya! Bisa dibilang ini merupakan salah satu cara kreatif memasarkan makanan atau minuman.
Selain itu karena berbentuk mobil atau truk, restoran ini bisa dipindahkan lokasinya juga apabila perlu, lho!
Usaha kuliner yang satu ini diperkirakan pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2013 dimana lebih dari 50 bisnis kemudian masuk menjadi bagian dari Asosiasi Food Truck Indonesia (AFTI) atau dikenal juga dengan Organisasi Mobil Bisnis Indonesia (OMBI).
Nah, bagi Teman STOQO yang tertarik mencoba bisnis kuliner food truck ini, yuk cari tahu selengkapnya tentang bagaimana cara untuk memulai bisnis food truck:
1. Cari tahu lokasi yang bernilai jual tinggi
Mungkin bisnis food truck membuat Anda berpikir bahwa bisnis kuliner ini lebih leluasa untuk dipindah-pindahkan lokasinya.
Meskipun demikian, kalian tetap harus mengetahui area-area yang bisa dikatakan ‘menjual’.
Area-area tersebut nantinya bisa menjadi lokasi dimana kalian menjalankan usaha.
Pastikan area yang dipilih tepat dan sesuai untuk bisa mencapai target dengan benar.
Jangan lupa juga untuk memastikan apakah ada food truck lain yang menjual makanan dan minuman sejenis di area tersebut untuk mengantisipasi adanya kompetisi.
2. Nama dan konsep bisnis food truck
Jangan lupa untuk memilih nama bisnis kuliner dan memikirkan konsep apa yang ingin dijalankan untuk food truck.
Konsep ini nantinya akan berpengaruh pada bagaimana Teman STOQO ingin truk dimodifikasi, pilihan menu, hingga pembuatan logo.
3. Perkirakan biaya saat memulai food truck
Jangan lupa juga untuk memperkirakan biaya yang akan dibutuhkan.
Biaya bisa mencakup mulai dari pembelian kendaraan, biaya modifikasi, melengkapi peralatan memasak dan makan, biaya mengurus perizinan (jika diperlukan), gaji karyawan, bensin, asuransi dan masih banyak lagi.
Supaya lebih aman, hitung semua biaya ditambah dengan biaya tambahan yang bisa digunakan untuk berjaga-jaga.
4. Perencanaan bisnis food truck
Sama seperti bisnis pada umumnya, Teman STOQO juga butuh perencanaan bisnis yang matang jika ingin bisnis restoran food truck ini berjalan dengan lancar.
Di dalam perencanaan bisnis ini, Teman STOQO bisa memasukkan perkiraan biaya, tujuan dari bisnis tersebut, target selama beberapa waktu ke depan, menu yang akan disediakan, karyawan yang diperlukan, apa saja yang bisa dilakukan untuk mencapai target, dan masih banyak lagi.
5. Membeli & memodifikasi kendaraan yang sesuai untuk food truck
Setelah melakukan semua perhitungan biaya dan perencanaan, tentu membeli kendaraan yang ingin dimodifikasi menjadi food truck merupakan salah satu poin paling penting.
Truk atau kendaraan yang sudah dibeli lalu bisa dimodifikasi berdasarkan tema yang sudah ditentukan. Modifikasi juga termasuk pembelian peralatan memasak, pembelian peralatan makan, pengecatan, dekorasi, peningkatan kenyamanan di food truck, dan lain sebagainya.
6. Dapatkan izin dan lisensi untuk food truck
Meskipun tidak dijalankan di gedung atau toko, bisnis restoran food truck tetap butuh surat izin untuk bisa dijalankan.
Namun, ada satu perhatian khusus mengenai perizinan usaha food truck di Indonesia. Dimana sampai sekarang, belum ada peraturan khusus yang mengatur bagaimanakah seharusnya food truck ini beroperasi.
Oleh karena itu, bisa dikatakan banyak pengusaha yang langsung memulai tanpa adanya kejelasan izin usaha.
Namun, jangan jadikan aturan yang belum ada menjadi penghalang untuk memulai bisnis kuliner food truck.
Pebisnis kuliner yang ingin memulai usaha kuliner food truck penting untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini.
- Pastikan truk layak jalan dan sudah melakukan uji KIR agar tidak bermasalah dengan dinas perhubungan saat sedang berjalan.
- Gunakan desain yang menarik untuk badan truk. Jika disertai dengan logo, pastikan sudah siap untuk membayar dan mengurus pajak reklame.
- Pastikan peralatan dapur sesuai keperluan dan memenuhi standar keamanan.
- Menjaga kebersihan makanan dan minuman.
- Menjaga kebersihan area dapur
- Menjaga kebersihan food truk secara keseluruhan
- Menjaga kebersihan lokasi berjualan
- Memperhatikan kualitas dan performa kendaraan secara rutin
Jangan ragu juga untuk meminta bantuan atau saran dari orang yang sudah berpengalaman dalam bisnis food truck ini.
7. Susun menu dan tentukan harga menu untuk food truck
Menu yang ditawarkan juga merupakan salah satu poin penting dalam menjalankan bisnis restoran food truck ini.
Susun menu sesuai dengan apa yang memang ingin disajikan bagi para pelanggan.
Tentukan juga harga dari setiap menu yang ingin ditawarkan, jangan lupa hitung margin keuntungan yang diharapkan agar tetap dapat memenuhi biaya operasional.
Pastikan juga setiap makanan atau minuman yang ada di menu yang ditawarkan tersebut mudah dan cepat untuk dibuat.
8. Pemasaran food truck
Usaha food truck ini juga sebaiknya dipasarkan dengan baik supaya masyarakat tertarik untuk datang.
Kalian juga bisa memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya.
Pemasaran melalui media sosial kini memang sangat berkembang, terutama karena pengguna media sosial hingga tahun 2018 sudah mencapai kisaran 2 milyar orang.
Materi yang dapat dibagikan melalui media sosial misalnya, lokasi saat ini, menu-menu andalan hari itu, promosi atau diskon, dan lain sebagainya.
Target pasarnya pun adalah pengguna media sosial di lokasi sekitar food truck tersebut sedang berjualan.
Itulah 8 kiat sukses untuk memulai bisnis food truck. Selamat mencoba!











0 Comments:
Post a Comment